Jumat, 05 Desember 2008

Nasihat Bagi Siapa Yang Menginginkan Khusnul Khotimah

(pengajian dengan Ibu Hj. Yulia 28/11/08)

Allah mengisyaratkan kepada kita bahwa Allah menyeru orang-orang beriman agar menghiasi keimanan mereka dengan perilaku taqwa.

Perilaku taqwa yaitu menjaga perintah Allah dan menjauhi segala larangan Allah secara terus menerus hingga sampai pada kematian.

Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim. -Al-Quran Surat Ali-Imran (4) ayat 102-

Iman bisa naik dan turun. Contohnya adalah muhtasidun, yaitu orang yang beriman, tapi juga mencampurkan antara yang batil dengan yang haq.

Khusnul Khotimah : akhir yang baik.
Khusnul khotimah ada 2 macam:
1. Secara dunia. Yaitu orang yang meninggal pada saat:
  • mencari nafkah,
  • melahirkan,
  • tenggelam
2. Secara din. Yaitu mati syahid pada saat berperang di jalan Allah.

Hendaklah kita menjaga ke-islaman kita sampai ajal menjemput kita.
Dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Islam (membesarkan, menjaga Islam ketika hidup).

Dan berilah mereka peringatan akan hari yang semakin dekat (hari Kiamat, yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan karena menahan kesedihan. Tidak ada seorang pun teman setia bagi orang yang zalim dan tidak ada baginya seorang penolong yang diterima (pertolongannya). -Al-Quran surat Al-Mu'min (40) ayat 18-

Maksudnya adalah, pada saat sakaratul maut, lidah kita kelu. Ingatan, akal, dan pengetahuan tidak berfungsi. Yang berfungsi adalah alam sadar. Dalam kondisi itu sangat sulit untuk mengucap kalimat Tauhid.

Bagaimana caranya untuk memudahkan pengucapan kalimat tauhid?

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah" kemudian meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata),"Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu. -Al-Quran Surat Fussilat (41) ayat 30-

Ketika kita membersihkan aqidah kita, maka tauhid akan datang dengan sendirinya. Bagi orang-orang yang benar-benar mengingat Allah, maka Allah akan meneguhkan kata-kata mereka di dunia dan akhirat.

Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh (dalam kehidupan) di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki. -Al-Quran Surat Ibrahim (14) ayat 27-

Hadist Rasul:
"Seseorang akan selalu bersama sesuatu yang ia sukai."

Kita tidak mungkin masuk surga hanya dengan amal-amal kita saja. Tapi amalan kita akan mengundang Allah memberikan rahmat-Nya sehingga kita bisa masuk surga.

0 komentar: