1. Mentauhidkan Allah
Yaitu memurnikan ibadah kita hanya kepada Allah saja. Tujuan Allah menciptakan kita hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Bisa dilihat dalam Al-Quran Surat Az-Zariya(51) ayat 56, yang artinya:
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
Maka seluruh kehidupan kita adalah ibadah. Untuk mentauhidkan Allah harus dengan ilmu. Dapat dilihat dalam Al-Quran Surat Muhammad (47) ayat 19, yang artinya:
Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu.
Semua ucapan Rasulullah saw adalah wahyu. Rasulullah tidak pernah berbicara berdasarkan hawa nafsu. Al-Quran Surat An-Najm (53) ayat 2-4, yang artinya:
(2) kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru, (3) dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut keinginannya. (4) Tidak lain (Al-Quran itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)
Al-Quran dan As-Sunnah adalah dari Allah swt. Ada suatu cerita yang meriwayatkan bahwa seseorang bisa masuk neraka karena seekor lalat, dan sebaliknya seseorang bisa masuk surga karena seekor lalat. Hikmah dari cerita tersebut adalah:
Betapapun sepelenya suatu perbuatan, apabila menyangkut hak Allah menjadi urusan besar.
Sekarang banyak kejadian dimana manusia menyembelih binatang untuk dipersembahkan selain kepada Allah. Hal ini terjadi karena mereka berpikir bahwa perbuatan mereka tersebut bukan ibadah. Padahal nazar dan nahar adalah ibadah ( nahar adalah sembelihan dan hanya dipersembahkan kepada Allah swt). Seperti dikatakan dalam Al-Quran surat Al-Kautsar (108) ayat 2, yang artinya:
Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).
2. Beramal Soleh
Amal Soleh itu adalah amal yang benar/lurus. Harus ada dua aspek yang dipenuhi, yaitu:
- aspek lahiriyah
- aspek batiniyah
3. Ikhlas
Ikhlas merupakan syarat diterimanya amal soleh. Seperti dikatakan dalam Al-Quran Surat Al-Bayyinah (98) ayat 5, yang artinya:
Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).
Ikhlas adalah memurnikan niat dan tujuan hanya kepada Allah swt.
Sebaik-baik pemberian adalah pemberian di saat kita sedang merasa sempit (takut miskin).
Ada riwayat yang menceritakan mengenai 3 orang yang pertama dimasukkan ke dalam neraka. Yaitu 3 orang yang melakukan amalan yang sangat luar biasa, yang tidak semua orang dapat melakukannya, tapi mereka melakukan amalan tersebut bukan karena Allah swt (tidak ikhlas). Yaitu:
- orang yang ikut perang fi sabilillah karena ingin disebut pahlawan,
- orang kaya yang selalu berderma karena ingin dianggap dermawan, dan
- orang alim yang mengajarkan ilmu Al-Quran karena ingin dianggap orang soleh.
Hanya sedikit orang-orang yang bisa selamat dari tipuan amalnya, kecuali orang-orang (terpilih) yang dibuat ikhlas oleh Allah. Seperti dikatakan dalam Al-Quran Surat Al-Hijr (15) ayat 39-40, yang artinya:
(39) Ia (iblis) berkata, "Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya, (40) kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih diantara mereka.
Karenanya doa adalah senjata orang mukmin, agar Allah memasukkan mereka ke dalam golongan orang-orang yang terpilih.
4. Menuntut ilmu sehingga ia mengetahui apa-apa yang ia belum tahu
Seperti dikatakan dalam Al-Quran Surat Al-Fatir (35) ayat 28, yang artinya:
Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Diantara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Pengampun.
- Ulama adalah orang-orang yang berilmu, mereka mengetahui ilmu kebesaran dan kekuasaan Allah.
- Ilmu din akan membuat orang mukmin takut kepada Allah sehingga ia takut untuk berbuat dosa/maksiat.
- Orang-orang yang beriman dan berilmu akan ditinggikan derajatnya oleh Allah swt.
- Bila Allah menghendaki kebaikan akan seseorang, maka Allah akan membuat orang tersebut paham akan ilmu din.
5. Melaksanakan hal-hal yang fardhu baginya yaitu Rukun Islam dan Rukun Iman.

0 komentar:
Posting Komentar